Apa Perbedaan Kalibrasi dan Tera Ulang Timbangan? Ini Penjelasannya
Banyak pengguna timbangan masih menganggap kalibrasi dan tera ulang adalah proses yang sama. Padahal, keduanya memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar timbangan tetap akurat sekaligus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Apa Itu Kalibrasi Timbangan?
Kalibrasi adalah proses membandingkan hasil penimbangan dengan standar acuan untuk mengetahui tingkat akurasi suatu timbangan. Tujuan utamanya adalah memastikan hasil timbang tetap presisi sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam proses produksi, quality control, maupun penelitian.
Kalibrasi umumnya dilakukan secara berkala sebagai bagian dari sistem manajemen mutu perusahaan dan menghasilkan sertifikat kalibrasi sebagai bukti bahwa alat telah diuji.
Apa Itu Tera Ulang Timbangan?
Tera ulang adalah proses pengujian dan pengesahan kembali timbangan oleh instansi metrologi yang berwenang. Tujuannya adalah memastikan timbangan yang digunakan sesuai dengan ketentuan metrologi legal, terutama pada penggunaan tertentu seperti transaksi perdagangan.
Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, timbangan akan memperoleh tanda atau bukti sah tera sesuai ketentuan yang berlaku.
Lalu, Apa Perbedaannya?
Perbedaan utamanya terletak pada tujuan.
Kalibrasi berfokus pada keakuratan hasil penimbangan. Proses ini penting bagi perusahaan yang ingin menjaga kualitas produk, meningkatkan efisiensi produksi, dan mendukung sistem manajemen mutu seperti ISO.
Sementara itu, tera ulang berfokus pada kepatuhan terhadap ketentuan metrologi legal. Proses ini dilakukan untuk memastikan timbangan yang digunakan dalam penggunaan tertentu memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Perbedaan lainnya terdapat pada pihak yang melakukan pengujian. Kalibrasi dilakukan oleh laboratorium atau penyedia jasa kalibrasi yang kompeten, sedangkan tera ulang dilakukan oleh instansi metrologi yang berwenang.
Selain itu, hasil dari kedua proses juga berbeda. Kalibrasi menghasilkan sertifikat kalibrasi, sedangkan tera ulang menghasilkan tanda atau bukti sah tera.
Apakah Timbangan Perlu Kalibrasi dan Tera Ulang?
Jawabannya tergantung pada jenis dan penggunaan timbangan.
Jika timbangan digunakan untuk mendukung proses produksi, laboratorium, atau quality control, maka kalibrasi secara berkala sangat dianjurkan agar hasil timbang tetap akurat.
Sedangkan apabila timbangan termasuk dalam kategori yang diatur oleh metrologi legal, maka tera ulang perlu dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam beberapa kondisi, sebuah timbangan bahkan memerlukan kalibrasi sekaligus tera ulang, karena keduanya memiliki fungsi yang saling melengkapi.
Solusi dari ITS Scale
PT Internasional Teknik Solusindo (ITS Scale) membantu pelanggan dalam menjaga performa timbangan melalui layanan konsultasi dan kalibrasi untuk berbagai kebutuhan industri. Tim kami juga siap memberikan informasi mengenai penerapan tera ulang sesuai jenis dan penggunaan timbangan yang Anda miliki.
FAQ
Apakah kalibrasi sama dengan tera ulang?
Tidak. Kalibrasi berfokus pada akurasi hasil timbang, sedangkan tera ulang berfokus pada kepatuhan terhadap ketentuan metrologi legal.
Kapan timbangan perlu dikalibrasi?
Umumnya minimal satu kali dalam setahun atau disesuaikan dengan intensitas penggunaan dan kebijakan perusahaan.
Apakah semua timbangan harus ditera ulang?
Tidak. Kewajiban tera ulang bergantung pada jenis dan penggunaan timbangan sesuai ketentuan metrologi legal.
Masih bingung apakah timbangan Anda perlu dikalibrasi atau ditera ulang?
Konsultasikan kebutuhan Anda bersama PT Internasional Teknik Solusindo (ITS Scale) untuk mendapatkan solusi yang sesuai.
Tetap Terhubung
Bersama Kami
Dapatkan update produk terbaru, tips perawatan timbangan, dan promo eksklusif. Ikuti kami di media sosial!