ARTIKEL & BERITA

Dapatkan Informasi terbaru seputar teknologi penimbangan, solusi industri, dan kegiatan perusahaan.

← Kembali ke daftar artikel
Apa itu Weight Tolerance Timbangan, dan Apa yang Harus Diperhatikan Sebelum Menentukannya?

Apa itu Weight Tolerance Timbangan, dan Apa yang Harus Diperhatikan Sebelum Menentukannya?

Ditulis oleh: Odetta Aisha Amrullah

16 Oct 2026

Dalam proses produksi massal, hasil beban secara terus menerus dapat tidak stabil atau konsisten. Sehingga, sebagai acuan kualitas, weight tolerance ditetapkan. Weight tolerance mendukung kepastian seputar apakah berat produk masih berada dalam rentang toleransi (antara kurang, pas, atau melebihi standar). 

Alhasil, produk dapat dipastikan dapat lolos proses Quality Control (QC) atau tidak. 

Sebagai contoh simpel, jika satu produk makanan olahan kemasan ditetapkan target berat 100 gram dengan toleransi ±2 gram: maka produk yang lolos harus memiliki berat antara 98 hingga 102 gram. 

Sebelum Menentukan Weight Tolerance, Apa yang Harus Diperhatikan? 

Penentuan weight tolerance harus disesuaikan dengan sejumlah faktor krusial: mulai dari regulasi, nilai bahan baku yang akan ditimbang, hingga sifat fisik material, dan masih banyak lagi. 

Regulasi dan Standar Hukum Pemerintah

Pastikan batas bawah weight tolerance sesuai dengan regulasi dan standar hukum barang yang telah ditentukan oleh pemerintah sesuai sektor dan industri timbangan masing-masing.

Kemampuan dan Akurasi Mesin

Sesuaikan weight tolerance dengan tingkat performa kemampuan dan akurasi timbangan. Contohnya, jika alat timbangan memiliki tingkat akurasi ±1 gram, jangan menetapkan toleransi sebesar ±0,2. Pelanggaran ini dapat memicu risiko rasio produk gagal akibat keterbatasan mesin. 

Nilai dan Karakteristik Bahan Baku

Sesuaikan weight tolerance dengan karakteristik dan nilai bahan baku yang akan ditimbang. Contohnya, produk seperti emas, rempah mahal, hingga kimia murni cenderung membutuhkan toleransi ketat agar menghindari overfill dan kerugian finansial. 

Sifat Fisik Material

Faktor-faktor alami harus disesuaikan dalam proses penentuan weight tolerance. Contohnya, sejumlah material yang rentan menyerap air dari udara seiring waktu dapat membuat berat bertambah atau berkurang seiring proses distribusi. 

Walaupun penentuan weight tolerance tersendiri tidak mewajibkan teknisi, konsultasi dan kalibrasi formal dengan teknisi atau laboratorium terakreditasi diajukan untuk memastikan apakah timbangan dapat beroperasi dalam batas yang ditentukan. 

ITS Scale siap melayani konsultasi, perawatan, kalibrasi hingga segala kendala weight tolerance timbangan sesuai kebutuhan sektor Anda.

Auto-Scroll